azan maghrib berkumandang, menandakan satu hari yang telah berakhir.
yang berakhir dalam kesia-siaan.
hari ini yang telah kusia-siakan.
dalam rumah berantakan penuh dengan kejenuhan.
aku manja dan malas untuk bergerak.
membiarkan emosi menggerogoti isi hati yang telah rapuh dimakan oleh kesibukan.
segala jenis perjalanan terasa lebih panjang.
yang terdengar hanya ketukan langkah kaki.
dan kesunyian.
kesunyian.
pertanda.
kesendirian.
manja.
betul-betul manja.
malas berjuang, padahal segala kenyamanan berada dalam genggaman.
uang. perlindungan. dukungan.
tapi masih manja dan malas berjuang.
bodoh.
hei, tampar aku agar sadar!
norak dan emosionil.
dari gelap sampai gelap lagi, masih terduduk diatas bantal empuk.
membiarkan tulang dan isi otak keropos.
jengah untuk melakukan perbuatan.
lazuardi berubah menjadi hitam.
dan satu hari telah berakhir, kusia-siakan.
Feeling a little bit emo. because of my missing mp3. life, is too quite without music.
yang berakhir dalam kesia-siaan.
hari ini yang telah kusia-siakan.
dalam rumah berantakan penuh dengan kejenuhan.
aku manja dan malas untuk bergerak.
membiarkan emosi menggerogoti isi hati yang telah rapuh dimakan oleh kesibukan.
segala jenis perjalanan terasa lebih panjang.
yang terdengar hanya ketukan langkah kaki.
dan kesunyian.
kesunyian.
pertanda.
kesendirian.
manja.
betul-betul manja.
malas berjuang, padahal segala kenyamanan berada dalam genggaman.
uang. perlindungan. dukungan.
tapi masih manja dan malas berjuang.
bodoh.
hei, tampar aku agar sadar!
norak dan emosionil.
dari gelap sampai gelap lagi, masih terduduk diatas bantal empuk.
membiarkan tulang dan isi otak keropos.
jengah untuk melakukan perbuatan.
lazuardi berubah menjadi hitam.
dan satu hari telah berakhir, kusia-siakan.
Feeling a little bit emo. because of my missing mp3. life, is too quite without music.


